Petani Dapat Bantuan Rp10 hingga Rp100 Juta, Presiden IFAD Cek Langsung Program Yess di Subang

Petani Dapat Bantuan Rp10 hingga Rp100 Juta, Presiden IFAD Cek Langsung Program Yess di Subang
Kunjungan President IFAD Alvaro Lario ke Grand Sakina Farm Subang.
0 Komentar

SUBANG-President International Fund For Agricultural Depelopment (IFAD) Alvaro Lario mengunjungi Kabupaten Subang pada Selasa 15 November 2022. Ini adalah kunjungan pertamanya ke Indonesia sejak dirinya menjabat sebagai Presiden IFAD dua bulan yang lalu di lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Owner Grand Sakina Farm Muhammad Adimas Wibisana mengatakan, kunjungan Presiden IFAD tersebut ke Indonesia salah satunya Kabupaten Subang adalah untuk mengecek output para penerima bantuan Program Yess atau bantuan hibah kompetetif dari lembaga International tersebut.

“Kunjungan resmi beliau yang pertama untuk di Indonesia, beliau ingin mengetahui bagaimana efek dari bantuan hibah kompetisi ini terhadap keberlangsungan usaha masing-masing para penerimanya,” kata Muhammad Adimas Wibisana.

Baca Juga:Ibu Dua Anak Raih Medali Emas di Olahraga Sambo Porprov Jabar 2022JNE Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Logistics Awards 2022

Menurut Muhammad Adimas, Program Yess merupakan program bantuan dari lembaga international PBB tkepada para petani milenial dengan rentang usia maksimal 39 tahun.

“Di Indonesia sendiri ada beberapa kota dan kabupaten, salah satunya adalah Subang, di Subang ini mengunjungi beberapa tempat, salah satunya Grand Sakina Farm sebagai penerima hibah kompetisi,” kata Muhammad Adimas.

Untuk Kabupaten Subang sendiri penerima manfaat dari program Yess tersebut ada sekitar 30-35 penerima manfaat.

“Totalnya yang mendapatkan program Yess itu ada sekitar 30 sampai 35 orang, ada petani, jambu, melon, pepaya, cabek, jamur, terus peternakan juga ada,” katanya.

Untuk Program Yess, Kata Adimas untuk awalan itu merupakan program bantuan berupa hibah kompetetif berupa uang.

“Setelah mendapatkan hibah itu dari Yess sendiri tidak dilepas, jadi ada program pembinaan, ada mentor yang membantu mengembangkan usaha, baik dari segi perawatan tanaman atau juga dari segi pemasaran,” kata Muhammad Adimas.

Menurutnya, program Yess ini all in dari hulu ke hilir, berupa bantuan dan pengembangan untuk para petani, adapun nominal bantuan yang diberikan, kata Muhammad Adimas itu sangat variatif tergantung penilaian dari pihak Yess-nya.

Baca Juga:Bupati Subang Kukuhkan 900 Kader Kesehatan Wilayah BinongBentuk Apresiasi, Bupati Subang Kumpulkan Pengurus Cabor, Juri Hingga Wasit Porprov Jabar

“Per petani, beda-beda setiap petani dari Rp10 juta sampai Rp100 juta, tergantung penilaian dari Yess nya sendiri, apakah ini layak atau tidak, nantikan kita dari petani muda ini mengajukan proposal berapa, cairnya itu penilaian dari Yess,” katanya.

0 Komentar