Hikayat Ikan Cijambe

Hikayat Ikan Cijambe
0 Komentar

Saya pernah mendatangi LIPI untuk mencari tahu, mengapa produsen pakan ikan dikuasai swasta. Mengapa pula harganya bisa mahal. Saya pun pernah diantar peneliti LIPI Subang ke tempat budidaya air tawar metode bioflok di Dawuan. Metode membesarkan ikan seperti di dalam ‘drum’ itu.

Ternyata pakan juga menjadi kendala. Harganya mahal. Peneliti LIPI Subang punya kemampuan membuat mesin pakan, tapi bahan dasar pakan ini yang sulit. Menurut para peneliti itu, membuat pakan tenggelam relatif lebih mudah. Tapi memproduksi pakan apung seperti SINTA itu yang sulit.

“Bahan dasarnya ada yang harus diimpor dari luar negeri. Itu harganya mahal. Maka kita kesulitan untuk memproduksi. Dikuasai perusahaan swasta,” kata seorang peneliti.

Baca Juga:Kabar Duka, Ketua Fatayat NU Subang, Unengsih Meninggal DuniaDituduh Lakukan Pelecehan Seks, Rian D’Masiv Lapor Polisi

Namun kata peneliti LIPI Subang, jika pemerintah punya political will yang kuat, bisa memproduksi sendiri. Secara massal. Bisa meringankan beban para pelaku budidaya ikan dan udang.

Ternyata LIPI Subang pun memiliki mesin untuk memproduksi pakan. Dibeli dari Jerman. Disimpan di kompleks LIPI daerah Dawuan. Di samping area perkebunan karet Wangunreja. Tapi apalah daya, mesin itu nganggur. Saya lihat sendiri mesin itu, tidak dipakai. Mangkrak begitu saja.

“Masih bisa digunakan?” tanya saya.

“Bisa pak. Tinggal diperbaiki aja dulu,” kata operator LIPI di Dawuan itu.

Itu awal tahun 2019 lalu. Saya pun akhirnya paham mengapa harga pakan mahal. Memang susah membuatnya. Dikuasai swasta. Pasrah!

Tapi pada Juli 2020 kabar gembira datang. Perusahaan BUMN yang bergerak di bidang perikanan lahir: Perindo (Perusahaan Perikanan Indonesia). Mendirikan pabrik pakan ikan dan udang di Ciasem, Subang. Pakan ikannya dinamai MUARA.

Saat itu santer diberitakan, kehadiran pabrik itu bisa menghasilkan pakan ikan dan udang lebih murah dan berkualitas. Tapi hingga Juni 2021 ini, saya belum melihat pakan ikan yang diproduksi Perindo itu.(*)

Laman:

1 2 3
0 Komentar