Pemuda Jangan Hanya Mengkritik, Tapi Ikut Berperan dalam Pembangunan

Pembangunan
0 Komentar

SUBANG-Pada podcast Bincang-bincang Pasundan, Duta Aksi Nusantara asal Subang Dicky Saputra (21), berbicara mengenai peran pemuda dalam konteks pembangunan daerah.

Dicky mengatakan, warga Subang tidak pernah kekurangan orang berpendidikan. “Subang tidak pernah kekurangan orang-orang yang berpendidikan terutama anak mudanya. Jadi menurut saya, yang perlu kita bangun bukan hanya pendidikannya saja, tapi juga kepeduliannya,” ucapnya.

Menurutnya, banyak sekali pemuda yang pandai mengkritisi kebijakan pemerintah, tetapi terkadang lupa mereka memiliki peran dan dapat hadir untuk menjawab masalah yang ada.

Baca Juga:Bawa Berkah,Pilkades Jadi Ladang Cuan Pedagang Bagi Pedagang di SubangSMPN Satap 2 Parungbanteng Terima Wakaf Alquran, Dari Farah Lee Selebgram Malaysia

“Kalau pemudanya sendiri tidak peduli kepada Subang, mau jadi apa Subang ke depannya? Misalkan saya saat ini kuliah di Jakarta, saya bisa saja melupakan Subang, tapi saya harus sadar, saya adalah putra daerah Subang,” ucapnya.

Dicky mengatakan, kepedulian tersebut harus dibangun sekarang juga dan jangan hanya sekedar mengkritik tetapi juga memberikan solusi.

“Kita harus mengemas kritikan kita menjadi elegan. Caranya adalah dengan sekaligus memberikan solusi. Bayangkan seberapa malunya pemerintahan ketika mereka tidak hadir di masyarakat, tetapi kita yang hadir di dalam masyarakat,” ucapnya.

Ia beranggapan jika para pemuda berinisiatif untuk terus memberikan solusi, maka otomatis pemerintah pun juga tidak akan mau kalah dengan para pemuda dengan segala keterbatasannya.

Dicky juga sadar, pemerintah tidak akan bisa menjembatani segala kepentingan masyarakatnya dan memiliki keterbatasan. Maka menurutnya, sebagai pemuda cukup melakukan apa yang bisa dilakukan.

“Kita tidak perlu membuat kebijakan yang besar, cukup dengan hal kecil yang bisa kita lakukan. Misalkan, bayangkan jika terdapat 100 pemuda Subang yang memiliki perhatian kepada pendidikan di daerah, Subang hanya punya 30 kecamatan,” ucapnya.(fsh/ery)

0 Komentar