Niat Mengganti Puasa Ramadhan dan Senin Kamis, Tambal Puasa Bolong

Niat Mengganti Puasa Ramadhan dan Senin Kamis, Tambal Puasa Bolong
Niat Mengganti Puasa Ramadhan dan Senin Kamis, Tambal Puasa Bolong
0 Komentar

PASUNDAN EKSPRESNiat Mengganti Puasa Ramadhan dan Senin Kamis ini disajikan untuk kamu yang punya hutang puasa terdahulu

Niat mengganti puasa ramadhan dan senin kamis ini dibahas agar kalian tidak lagi kebingungan dalam menentukan puasa ganti atau puasa qadha nanti setelah selesai bulan Ramadhan

Setiap dari kita tentu saja pernah merasakan yang namanya bolong puasa, entah dengan alasan apapun, seharusnya alasannya adalah alasan syar’ie ya

Baca Juga:Spesifikasi TECNO POVA, Hp Murah 1 Jutaan Rasa 3 Jutaan, Cek di SiniBuruan Daftar, Mudik Gratis Pemprov Jabar Masih Ada Kursi Kosong

Kita bisa melaksanakan puasa qadha ramadhan misalnya berbarengan dengan puasa senin kamis

Puasa Senin Kamis adalah salah satu puasa sunnah yang dianjurkan dalam Islam, selain Puasa wajib bulan Ramadhanpuasa nisfu sya’ban dan puasa syawal,

Hari Kamis adalah salah satu hari yang utama menurut Nabi Muhammad S.A.W. Ada beberapa hadit’s qauli maupun fi’li yang memberitahukan tentang puasa sunnah pada hari Kamis.

Niat Puasa Senin Kamis hampir sama dengan niat puasa wajib pada bulan puasa ramadhan, hanya saja ada sedikit berbeda pada kalimat di tengah niat dan di akhir saja.

Untuk itu jangan sampai salah dalam mengucapkan Niat Puasa Senin Kamis.

Ditinjau dari segi kesehatan, Puasa Senin Kamis ini mengandung banyak manfaat, misalnya untuk jiwa dan raga, memperbaiki pencernaan, meminimalisir kegemukan, serta juga dapat membersihkan organ-organ dalam tubuh kita.

Bacaan Lafadz Niat Puasa Senin Kamis dan Puasa Qadha

Puasa Senin

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ لِلهِ تَعَالَى  Nawaitu shauma yaumil itsnaini lillâhi ta‘âlâ. Artinya, “Aku berniat puasa sunah hari Senin karena Allah SWT.”

Baca Juga:Bank BJB Dukung BI Sediakan Uang Rupiah Baru untuk Ramadan dan Idulfitri 2023Logo Twitter Berubah Jadi SHIBA INU, Ini Arti Shiba Inu Sebenarnya

hadits riwayat Imam Muslim yang menunjukkan anjuran puasa sunnah hari Senin.

Artinya, “Dari Qatadah Al-Anshari RA, Rasulullah ketika ditanya tentang puasa hari Senin mengatakan, ‘Itu (hari Senin) adalah hari kelahiranku, hari kerasulanku atau hari penurunan wahyu kepadaku.’” (HR Muslim).

Puasa Kamis

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الخَمِيْسِ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma yaumil khamīs lillâhi ta‘âlâ.

Artinya, (Baca Niat dalam Hati): “Aku/sahajaku/sengajaku berniat puasa sunah hari Kamis karena Allah SWT”.”

0 Komentar