The Lost Piece Memory

Cerpen
Ilustrasi cerpen. /Pixabay/susan-lu4esm
0 Komentar

Bulan dan Bintang saling bertatapan seakan sedang telepati. Mereka sebenarnya tidak terlalu lapar, jam sudah menunjukkan pukul 17.05, mereka ingat pesan mamanya. Tapi karena temannya yang satu ini sedang kelaparan lebih baik ikut saja untuk menemaninya.

Hadi yang tidak tega melihat mereka kelaparan pun menuruti permintaan dari anak semata wayangnya itu dan makan disana.Ting! Ting! Ting!

Pesan WhatsApp dari Mira untuk menyuruh mereka segera pulang membuat Hadi menepuk dahinya.

Baca Juga:Sekda Jabar Lepas 2.034 Pemudik di Terminal CicaheumDorong Transformasi Digital, Sekda Herman: Digitalisasi Harus Berdampak pada Kesejahteraan Masyarakat

“Eh kalian pulang deh yuk udah jam 17.30 nih, udah diteror mama kalian Om sekarang.” Ujar Hadi panik.

Mereka langsung bergegas menghabiskan minumannya dan berangkat ke mobil. Dalam perjalanan pulang mereka membahas keseruan hari ini. Sesudahnya lelah bercerita, hanya ada suara mesin mobil yang tersisa. Ketiga anak itu tertidur dengan pulas dengan posisi Devan duduk di samping ayahnya dan si kembar di belakang. Tidak betah akan kesunyian ini, Hadi memutar radio di dalam mobilnya dan lagu yang terputar adalah lagu yang mereka nyanyikan dalam perjalanan menuju Dufan tadi.

Mama, mama, mama, hey We ain’t coming home tonight Mama, mama, mama, hey We ain’t coming home tonight

“Loh… ternyata arti dari reff lagunya kok bikin merinding sih. Aduh kenapa ngerasa ga enak ya. Ga lah ya gapapa. Toh, sebenernya lagu seneng-seneng aja.” Gumam Hadi gusar.Hadi melihat ada papan yang bertuliskan hati-hati karena ada perbaikan jalan pada radius 200 meter dari posisinya saat ini. Di depan mobil Hadi ada truk yang tidak juga melambatkan kecepatannya, ia mulai khawatir dan mempunyai firasat buruk.Hadi yang berusaha menghindar dari truk itu di tengah macetnya jalan pun tidak berhasil menghindar. Dan benar saja. Si supir truk malah mengarahkan kemudinya ke arah trotoar dan akibatnya truk tersebut akan jatuh ke arah kanan.BRUKK!!Naas, Hadi yang tak kuasa menghindari truk dengan rem blong yang tiba-tiba terjatuh itu pun tertabrak tepat di belakang truk itu karena mobil di belakang Hadi menabrak mobilnya duluan karena ia rem mendadak. Dan seterusnya hingga kecelakaan ini menjadi tabrakan beruntun.

0 Komentar